Kerabat korban, Iyarman Waruwu, yang pertama kali menemukan jasad Arya, mengungkapkan bahwa korban ditemukan di atas tempat tidur dalam posisi terlentang. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang, dan tak lama kemudian, tim kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Pemerintah menyadari bahwa kasus ini menyita perhatian publik, terutama karena melibatkan seorang ASN yang selama hidupnya dikenal berdedikasi tinggi dalam menangani persoalan kemanusiaan dan perlindungan WNI di luar negeri. Namun, pemerintah juga menekankan pentingnya membedakan antara kebutuhan akan transparansi dan kecenderungan menyebar spekulasi.
Dalam situasi ini, komitmen pemerintah adalah memastikan keadilan ditegakkan tanpa tekanan opini publik yang tidak berdasar. Proses hukum yang tengah berjalan diyakini akan menjawab berbagai pertanyaan yang muncul, termasuk mengenai motif, pelaku, dan kronologi kejadian secara utuh.
Hingga proses penyelidikan selesai dan fakta-fakta terkuak, pemerintah berharap semua pihak dapat menahan diri. Kepentingan utama saat ini adalah mengungkap kebenaran serta menghormati perjalanan hidup dan dedikasi almarhum Arya Daru Pangayunan, yang selama ini telah mengabdi untuk negara dan kemanusiaan.
)* Penulis merupakan pakar kriminologi