Ekspor Menguat, Manufaktur Ekspansi, Pemerintah Perkuat Nilai Tambah Ekonomi Nasional

Jakarta – Kinerja ekspor dan aktivitas manufaktur Indonesia menunjukkan perkembangan positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah terus mendorong penguatan industri pengolahan, hilirisasi, investasi, dan tata kelola devisa untuk meningkatkan daya saing produk nasional sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), melalui Aditya Laksmana, mengatakan pertumbuhan ekspor dan surplus perdagangan menjadi salah satu penopang ketahanan ekonomi nasional.

“BPS mencatat ekspor Indonesia pada Agustus 2026 tumbuh 6,72 persen menjadi US$26,61 miliar. Secara kumulatif Januari–Agustus 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$7,25 miliar,” ujar Aditya.

Pos terkait