Ketua Komisi III DPRD Alor Geram, Sejumlah Proyek Sekolah Diduga Tidak Tuntas

Ernes The Frintho Mokoni, S.Sos

KALABAHI, WARTAALOR.COM – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Alor, Ernes The Frintho Mokoni, geram menyikapi sejumlah proyek pembangunan dan pengadaan fasilitas pendidikan di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga belum tuntas. Kondisi tersebut menjadi sorotan publik karena berpotensi mengganggu kenyamanan dan kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Sejumlah pekerjaan yang menjadi perhatian antara lain pembangunan gedung SD GMIT Kabaku di Desa Munaseli, Kecamatan Pantar, Tahun Anggaran 2025, yang belum tuntas, serta pengadaan mebeler senilai Rp74 juta di SMP Negeri 2 Bukapiting, Kecamatan Alor Timur Laut, yang diduga belum direalisasikan sesuai peruntukannya.

Ernes menilai, persoalan tersebut perlu segera ditangani oleh instansi teknis agar fasilitas pendidikan yang dibiayai menggunakan anggaran negara dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Ia pun meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Alor mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih bermasalah, baik proyek reguler maupun yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Banyak pekerjaan pembangunan gedung sekolah maupun pengadaan mebeler yang belum tuntas. Karena itu, selaku Ketua Komisi III, saya meminta Dinas Pendidikan untuk menyelesaikan proyek-proyek sekolah di Kabupaten Alor,” tegas Ernes kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp, Rabu (21/10/2026).

Pos terkait