Pelaku Bom Ikan di Pulau Buaya Bertambah, Polisi Kembali Tangkap Dua Orang

Anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) ketika melakukan penangkapan pelaku bom ikan di perairan laut Desa Pulau Buaya bulan Juni lalu. FOTO: POLRES ALOR

Kesempatan itu Kapolres Christmas menuturkan bahwa kasus tersebut bermula pada hari hari Jumat tanggal 25 Juni 2021 sekira pukul 04.30 Wita. Ketika itu, kata Kapolres, Aipda Richardus Nyomeo bersama Bripka Salema Lewaimang dan Bripka Hasyim R. Enga sementara bergerak dari Baranusa Kecamatan Pantar Barat guna melakukan Patroli menuju perairan Kabir Kecamatan Pantar dan Tanjung Muna. Mereka tiba sekira Pukul 04.15 Wita. Setelah itu Aipda Richardus Nyomeo bersama Bripka Salema Lewaimang dan Bripka Hasyim R. Enga melakukan Patroli lagi menuju perairan Pulau Buaya.

Namun, lanjut Kapolres, dalam perjalanan, sekira Pukul 05.30 Wita Aipda Richardus Nyomeo bersama Bripka Salema Lewaimang dan Bripka Hasyim R. Enga mendengar bunyi suara dentuman atau ledakan yang di duga bahwa itu adalah bunyi bom ikan. Bunyi ledakan itu terdengar sebanyak 1 kali.

“Saat itu anggota Sat Polairud melihat ada sekitar 6 perahu motor yang sedang berada saling berdekatan di perairan Pulau Buaya dengan jarak sekitar 150 meter. Sehingga anggota Polairud menghentikan laju speed boad dan maju perlahan-lahan hingga jarak sekitar 80 meter dan mematikan mesin kapal untuk mengamati apa yang sedang mereka lakukan,” ungkapnya.

Jelang beberapa saat kemudian, lanjut Christmas, anggota Polairud melihat para nelayan tersebut melompat ke laut yang mana di duga bahwa mereka akan mengumpulkan ikan hasil pengeboman. Sehingga anggota Polairud langsung menghidupkan mesin kapal dan menuju ke arah para nelayan.

“Pada saat melihat kedatangan anggota Polairud, para nelayan itu langsung menghidupkan mesin kapal dan melarikan diri dari lokasi tersebut. Namun anggota Polairud melihat masih ada perahu berwarna kuning yang masih tetap di lokasi itu,” tandas Kapolres.

Dikatakan bahwa pada saat di hampiri oleh anggota Polairud dan melihat ada dua orang nelayan yang sedang mengumpulkan ikan di laut dan satu orang berada diatas perahu motor untuk menerima ikan yang dikumpulkan ke atas perahu motor. Saat mendekat, anggota Polairud melakukan tembakan peringatan, sehingga dua orang nelayan yang sedang berada di laut langsung berenang ke arah pantai.

Pos terkait