Didepan kantor PLN, Damanhuri juga menyoroti persoalan pemadaman listrik bergilir akhir-akhir ini, yang terjadi di kota Kalabahi dan sekitarnya. Masyarakat Kabupaten Alor, kata Damanhuri, dalam beberapa pekan terakhir tengah memendam murka dalam bisu, ketika PLN bertindak sesuka hati dalam mematikan dan menghidupkan pelayanan listrik di Pulau Alor, dengan dalih pemeliharaan jaringan.
Damanhuri menandaskan, dengan dalih pemeliharaan jaringan ini pula, ratusan ribu pohon pelindung yang berada di pinggir jalan raya ditebas habis dengan bengisnya tanpa bicara soal kerugian. Padahal, lanjutnya, PLN sebagai badan usaha yang didirikan oleh negara, keberadaannya wajib hukumnya memberi manfaat bagi masyarakat yang hidup di negara ini.
“Masyarakat kembali dibikin pusing dengan pemadaman listrik sesuka hati oleh PLN tanpa memikirkan dampaknya kepada masyarakat. Alhasil, ratusan barang elektronik milik masyarakat mengalami kerusakan. Namun mereka hanya dapat mengeluh dalam diam,” tandas Damanhuri.
