Pemkab Alor Gelar Rapat Cari Solusi Keluhan BBM, Sekda Minta Permudah Masyarakat Urus Barcode BBM Bersubsidi 

Sekda Alor, Melkisedek Beli memimpin rapat bersama pimpinan OPD bahas masalah BBM | Foto dok: RADAR PANTAR

KALABAHI, WARTAALOR.COM – Pemerintah Kabupaten Alor merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menggunakan jerigen. Persoalan ini mencuat dalam beberapa waktu terakhir karena sebagian masyarakat belum memiliki Quick Response Code (QR Code) atau barcode sebagai syarat pembelian BBM bersubsidi.

Dikutip dari RADAR PANTAR, merespons kondisi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Melkisedek Belly, S.Sos., M.Si., menggelar rapat bersama pengelola SPBU, pihak Depot Pertamina Kalabahi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, serta Satuan Tugas (Satgas) Penertiban BBM untuk membahas solusi atas keluhan masyarakat.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Alor, Harun Rasyit Miran, SP, dan dipandu oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Yustus Dopong Abora, SP.

Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa Pemerintah Kabupaten Alor berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan BBM bersubsidi untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Namun, upaya tersebut harus disesuaikan dengan kebijakan nasional yang mewajibkan penggunaan barcode dalam pembelian BBM bersubsidi di SPBU.

Karena itu, Sekda Alor meminta OPD teknis di lingkup Pemerintah Kabupaten Alor agar memberikan kemudahan kepada masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi untuk mengurus barcode, sepanjang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

“OPD teknis yang berhubungan langsung dengan kelompok masyarakat penerima BBM bersubsidi diminta membantu mempermudah proses pengurusan barcode, sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh akses terhadap BBM sesuai ketentuan,” demikian penegasan Sekda dalam rapat tersebut.

Pos terkait