Jakarta – Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi sektor energi nasional menunjukkan arah yang semakin jelas menuju pengembangan energi bersih dan berkelanjutan. Berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah memperlihatkan komitmen kuat dalam mempercepat transisi energi guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan.
Peneliti sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, menilai capaian pemerintah selama dua tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, langkah yang ditempuh pemerintah telah memberikan sinyal yang kuat mengenai arah kebijakan energi Indonesia di masa depan.
“Rapornya cukup baik, arah yang jelas menuju energi bersih,” ujar Yayan.
Penilaian tersebut didasarkan pada target pemerintah dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga mencapai kapasitas 100 gigawatt peak (GWp). Target ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperbesar porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.