Sinyal Ekonomi Menguat, Aktivitas Manufaktur dan Ekspor Makin Bergairah

Jakarta – Perekonomian Indonesia memasuki Triwulan IV 2026 dengan sinyal penguatan yang semakin jelas. Aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansi, kinerja ekspor terus meningkat, dan surplus perdagangan menunjukkan daya tahan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga dan semakin solid.

Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada September 2026 meningkat menjadi 52,4 dari 49,8 pada Agustus. Penguatan tersebut didorong peningkatan pesanan baru, produksi, pesanan ekspor, proyek baru, serta membaiknya daya beli.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menngatakan fondasi pereonomian Indonesa teta kokos di tengah ketidakpastian dinamika global.

“Fondasi perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian,” ujar Airlangga.

Pos terkait