Pengamanan lokasi dan pemantauan situasi terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. Langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab aparat dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mengurangi risiko terhadap masyarakat sipil.
Riyanto menegaskan bahwa operasi pengamanan dilaksanakan secara selektif, terukur, dan profesional sesuai ketentuan hukum serta aturan pelibatan yang berlaku. Selain penindakan terhadap ancaman bersenjata, TNI juga mengedepankan dialog, pembinaan teritorial, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.
“Tujuan utama pelaksanaan tugas bukan sekadar mengatasi gangguan keamanan, melainkan memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, tanpa rasa takut, serta memperoleh pelayanan dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik,” pungkas Riyanto.
Upaya menjaga keamanan perlu berjalan seiring dengan pembangunan di Papua. Situasi yang kondusif mendukung keberlangsungan pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik. Profesionalisme aparat serta perlindungan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga stabilitas dan mendukung peningkatan kesejahteraan di Maybrat. (*)