Dua korban lainnya disebut bernama Yesias Fatem dan Antonius Assem alias Anton Fatem. Keduanya diduga memiliki jabatan dalam struktur kelompok OPM Kodap IV/Sorong Raya. Aparat masih melakukan verifikasi untuk memastikan identitas dan keterkaitan masing-masing individu.
“Proses verifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan identitas dan keterkaitan masing-masing individu,” ujar Riyanto.
Dalam operasi tersebut, aparat juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian, termasuk satu pucuk senjata api jenis AK-101, 30 butir munisi kaliber 5,56 milimeter, munisi kaliber 9 milimeter, dua telepon seluler, atribut kelompok OPM, bendera Bintang Kejora, serta satu dokumen OPM.