Jakarta- Upaya pencegahan bahaya Judi Daring terus digalakkan oleh berbagai pihak melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Salah satu inisiatif yang menonjol adalah kegiatan sosialisasi bertema bahaya Judi Daring yang digelar dalam bentuk podcast. Kegiatan ini menyasar kalangan muda, seperti pelajar dan mahasiswa, dengan melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta praktisi hukum dari Populis Justice Law Firm.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anisa Asri, Perencana Ahli Pertama pada Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA. Dalam paparannya, Anisa mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya jumlah anak yang terpapar internet dan potensi terjerumus ke dalam praktik Judi Daring.
“Tren perjudian daring semakin mengkhawatirkan dan telah menjadi ancaman multidimensi. Anak-anak dan remaja adalah kelompok paling rentan karena masih dalam proses tumbuh kembang dan belum memiliki kapasitas analisis yang matang,” ujar Anisa.