Oleh : Muhammad Nofer
Indonesia merupakan negara dengan kekayaan geografis dan geologis yang luar biasa. Posisi tersebut memberikan berbagai potensi sumber daya alam sekaligus menghadirkan tantangan kebencanaan yang membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan. Kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, dinamika geologi, serta karakter cuaca dan iklim menjadikan pembangunan ketahanan bencana sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional. Karena itu, langkah pemerintah memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan merupakan investasi strategis untuk menciptakan masyarakat yang semakin aman dan pembangunan yang semakin tangguh.
Komitmen pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran mitigasi bencana menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan Indonesia menghadapi berbagai potensi bencana. Presiden Prabowo Subianto menempatkan kesiapan menghadapi keadaan darurat sebagai bagian penting dari tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap upaya pencegahan dan pengurangan risiko sejak tahap awal.
Peningkatan dukungan anggaran mitigasi memiliki arti penting karena setiap rupiah yang diarahkan untuk kesiapsiagaan merupakan investasi bagi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan. Dengan perencanaan yang matang, pemerintah dapat memperkuat sistem peringatan dini, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperbaiki sarana evakuasi, serta membangun infrastruktur yang lebih sesuai dengan karakteristik risiko di setiap wilayah.
Upaya tersebut juga membutuhkan keterlibatan seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menekankan bahwa BNPB merupakan salah satu aktor dalam sistem kebencanaan, sementara kementerian dan lembaga lainnya memiliki peran sesuai dengan tugas dan sektor masing-masing. Pemahaman tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun sistem kebencanaan yang semakin terpadu.