Meriahkan Bulan Pendidikan GMIT 2026, Yapenkris Pingdoling Alor Gelar Karnaval Libatkan 48 Sekolah

Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan sekolah-sekolah GMIT kepada masyarakat serta menarik minat calon peserta didik baru. Lebih dari itu, pawai menjadi sarana pendidikan karakter karena melatih rasa percaya diri, kepemimpinan, kerja sama, disiplin, serta tanggung jawab peserta didik melalui pembagian tugas dan keterlibatan aktif dalam setiap rangkaian kegiatan.

“Kehadiran para pendeta GMIT yang berjalan di barisan depan juga menjadi simbol nyata komitmen gereja dalam menjaga, memiliki, serta terus mengembangkan pelayanan pendidikan Kristen di tengah semakin berkembangnya sekolah-sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Bulan Pendidikan GMIT Tahun 2026, Mikael Laa, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mencapai tiga tujuan utama.

Pertama, menggelorakan kembali semangat Pendidikan Kristen GMIT sebagai bagian dari pelayanan gereja kepada masyarakat. Kedua, meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru serta kepala sekolah GMIT melalui berbagai kegiatan pembinaan. Ketiga, menyediakan ruang berbagi pengalaman pelayanan (sharing ministry) bagi para Penilik Rohani Sekolah GMIT atau Pendeta GMIT se-Tribuana sehingga tercipta sinergi dalam memperkuat kualitas pendidikan Kristen.

Melalui pelaksanaan Bulan Pendidikan GMIT Tahun 2026, Yapenkris Pingdoling Alor berharap sekolah-sekolah GMIT semakin mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berkarakter, memiliki integritas, serta bercitra Kristus, sekaligus menjaga eksistensi lembaga pendidikan Kristen sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Alor. (*)

Pos terkait