Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ketua Fatayat NU Lembata Kunjungi Masjid Al-Furqon Buono di Alor

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ketua Fatayat NU Lembata Kunjungi Masjid Al-Furqon Buono di Alor

KALABAHI, WARTAALOR.COM – Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Pimpinan Cabang Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti, melakukan kunjungan silaturahmi ke Masjid Al-Furqon Buono yang terletak di Desa Adang Buom, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan serta menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar sesama Muslimah di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Yuni Damayanti yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Lembata hadir bersama rombongan pengurus Fatayat NU Lembata. Dalam kunjungan tersebut, ia turut didampingi Ketua Fatayat NU Kabupaten Alor, Hj. Rusmin Antoni, beserta jajaran pengurus Fatayat NU Alor.

Rombongan Fatayat NU Lembata disambut secara hangat oleh Kepala Desa Adang Buom, Jamilah Kou, yang juga merupakan jamaah Majelis Taklim Al-Furqon Buono, bersama para pengurus dan jamaah majelis taklim setempat. Penyambutan berlangsung penuh kekeluargaan dan diwarnai prosesi pengalungan selendang tenun khas Alor oleh Ny. Ridwan Iho kepada Yuni Damayanti.

Bacaan Lainnya

Prosesi pengalungan selendang tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan selamat datang dari pengurus Majelis Taklim dan jamaah Masjid Al-Furqon Buono kepada rombongan Fatayat NU Lembata yang datang berkunjung dari Kabupaten Lembata.

Ketua Majelis Taklim Al-Furqon Buono, Nurfitria Syukur, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persaudaraan antar sesama Muslimah serta memperkuat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

“Semoga dengan keikhlasan hati ibu bersama rombongan yang datang dari jauh, Allah SWT membalas semua kebaikan itu dengan pahala dan keberkahan. Semoga kebersamaan ini juga memudahkan langkah kita dalam menjalankan berbagai kegiatan ke depan,” ujarnya seperti dilansir dari Zona Line News.

Ia juga berharap seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut memperoleh rahmat dan pahala dari Allah SWT. Di akhir sambutannya, Nurfitria turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penyambutan masih terdapat kekurangan.

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Pimpinan Cabang Lembata, Yuni Damayanti, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta pemberdayaan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perempuan perlu memiliki kekuatan di berbagai aspek kehidupan agar mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya.

“Perempuan harus kuat secara spiritual, emosional, finansial, dan sosial. Dengan kekuatan tersebut, perempuan dapat menjadi pribadi yang mandiri, namun tetap menjalankan peran serta tanggung jawabn sesuai kodrat yang dimiliki,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yuni menjelaskan bahwa Fatayat NU sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama memiliki tujuh program utama yang menjadi fokus gerakan organisasi. Ketujuh bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, seni dan budaya, hukum, serta penelitian dan pengembangan (Litbang).

Menurutnya, berbagai program tersebut sangat terbuka untuk dikolaborasikan dengan masyarakat maupun pemerintah desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Melalui tujuh program ini, Fatayat NU siap berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Yuni Damayanti juga mengundang pengurus serta jamaah Majelis Taklim Al-Furqon Buono untuk berkunjung ke Kabupaten Lembata dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antar sesama perempuan Muslimah di kedua daerah.

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Kabupaten Alor, Hj. Rusmin Antoni, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar pengurus Fatayat NU di dua kabupaten, tetapi juga menjadi sarana memperkuat peran organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hj. Rusmin menjelaskan bahwa Fatayat NU di Kabupaten Alor telah hadir sejak tahun 2010 dan terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat. Namun, aktivitas organisasi sempat mengalami keterbatasan selama masa pandemi COVID-19.

“Sejak tahun 2021, Fatayat NU Alor kembali aktif menjalankan berbagai program kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya perempuan muda di Kabupaten Alor, untuk bergabung dan berkontribusi dalam kegiatan Fatayat NU sebagai wadah pengembangan diri sekaligus sarana pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Mari bersama-sama kita berbuat dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta kemajuan daerah kita,” tutupnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini diharapkan hubungan antara Fatayat NU Lembata dan Fatayat NU Alor semakin erat. Selain itu, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan dan sosial keagamaan di tengah masyarakat. ***(joka)

Pos terkait