Oknum Polisi di Alor Diduga Aniaya Warga, Korban Mulut Keluar Darah Hingga Masuk Rumah Sakit

Amrullah S. Kasim, warga Desa Pulau Buaya yang juga korban penganiayaan oknum polisi di Polsek Abal.

Amrullah mengatakan, begitu keluar dari rumah sakit Puskesmas Kokar dirinya dan keluarga sepakat melaporkan kasus ini ke Polres Alor tanggal 15 November lalu. Dirinya juga sudah dilakukan visum dokter dan hasil visum sudah ada di penyidik Propam Polres Alor.

“Pak polisi dong antar saya ke Puskesmas Kokar ko infus terus itu dong biarkan saya sendiri ko dong pulang ke Polsek,” kisahnya.

Berkaitan dengan berita ini, Kepala Desa Pulau Buaya Kasim Anwar yang dikonfirmasi belum berhasil dihubungi Wartawan. Nomor telepon yang dihubungi berulang kali juga tidak aktif.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Alor, AKBP Ari Satmoko, SIK, MM yang dikonfirmasi Wartawan di ruang kerjanya, Rabu, (28/12) baru mengetahui peristiwa dugaan penganiayaan oknum bawahnya itu. Namun Kapolres Alor berjanji akan menindak tegas sesuai ketentuan.

“Oh ya, kejadian kapan itu? Kami pasti proses ya. Kalau sudah ada laporan begitu kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Kapolres Alor Ari Satmoko menjawab pertanyaan Wartawan. ***(joka)

Pos terkait