Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Melalui operasional dapur, pengadaan bahan pangan, dan distribusi makanan, program pemerintah tersebut membuka kesempatan kerja sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa program MBG telah menyerap sekitar 1,3 juta pekerja dari kelompok masyarakat miskin. Penyerapan tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa belanja negara dapat diarahkan untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi.
“BGN ini mengubah cara kerja APBN agar mempercepat penyerapan tenaga kerja. Alhamdulillah, 1,3 juta warga miskin langsung bekerja di BGN. Ini terserap dalam waktu sangat cepat,” kata Muhaimin.
Selain penyerapan tenaga kerja, pelaksanaan MBG disebut telah mendorong munculnya 154 ribu pengusaha baru. Aktivitas ekonomi tersebut berkaitan dengan kebutuhan bahan baku, pengolahan makanan, penyediaan perlengkapan, hingga layanan distribusi yang menunjang operasional program.