MBG Gerakkan Ekonomi Daerah lewat Penyerapan Tenaga Kerja

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berkembang sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Hingga September 2026, program ini melibatkan lebih dari satu juta pegawai dan relawan. Rantai pasoknya juga membuka peluang bagi puluhan ribu pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memasok kebutuhan pangan di berbagai wilayah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa manfaat MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan UMKM, petani, dan peternak dalam rantai pasok program, dengan tetap memastikan bahan pangan memenuhi standar keamanan.

“Program ini berdampak kepada ekonomi lokal dengan memberdayakan UMKM, petani, dan peternak. Syarat utamanya semua bahan makanan harus benar dan memenuhi standar keamanan,” ujar Sudaryono.

Pos terkait