“Teknologi merupakan alat pendukung pendidikan. Namun, peran guru dalam mendidik, membimbing, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral kepada peserta didik tetap sangat penting dan tidak dapat digantikan,” ujarnya.
Rocky menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat.
Melalui penyaluran bantuan TIK kepada 32 sekolah tersebut, Pemkab Alor berharap kesenjangan akses digital antarsekolah dapat dikurangi, kompetensi tenaga pendidik semakin meningkat, dan peserta didik memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengakses sumber pengetahuan.
Bantuan laptop dan Starlink ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi digital pendidikan di Kabupaten Alor sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (*)
