Dari total beasiswa yang disiapkan, sekitar 750 dialokasikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sedangkan 250 lainnya direncanakan berasal dari pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, rumah sakit, serta mitra swasta. Prioritas pendidikan mencakup spesialisasi dasar dan bidang strategis, seperti kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak (KJSU-KIA).
Direktur Utama LPDP Yon Arsal menjelaskan bahwa bantuan pendidikan diberikan untuk memenuhi beragam kebutuhan peserta selama menempuh studi.
“Dukungan beasiswa tidak sebatas pembayaran kuliah di universitas, tetapi juga meliputi biaya hidup, penelitian, ujian kompetensi, dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya selama pendidikan berlangsung,” kata Yon Arsal.