Bupati Alor Diminta Pertimbangkan Mundur, Publik Soroti Kondisi Kesehatan dan Efektivitas Pemerintahan

Kantor Bupati Alor

KALABAHI, WARTAALOR.COM – Wacana mengenai keberlanjutan kepemimpinan Bupati Alor, Iskandar Lakamau, kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kalangan menilai kondisi kesehatan Bupati Alor pasca mengalami stroke pada Juli 2025 lalu berpotensi memengaruhi efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Alor.

Salah satu suara yang mencuat datang dari aktivis senior sekaligus advokat, Lomboan Djahamou. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Minggu (26/4/2026), ia menyampaikan pandangannya agar Bupati Alor mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya, apabila kondisi kesehatan belum memungkinkan untuk menjalankan tugas secara optimal.

Menurut Lomboan, jabatan kepala daerah menuntut kesiapan fisik, mental, dan kemampuan pengambilan keputusan yang prima. Ia menilai, apabila kondisi kesehatan kepala daerah belum sepenuhnya pulih, hal tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kelancaran roda pemerintahan, pelaksanaan program pembangunan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Bapak su sakit” tarik kaki saja susah Bapak buat kami orang Alor tambah susah karna Bapak menghambat semua. Bapak tau diri dan Bapak kalau bisa mengundurkan diri dari semua..Bapak hela” kaki bisa sampe tahun 2031 ko??kasihan Bapak untuk Alor lebih baik Bapak mengundurkan diri,” demikian bunyi postingan Lomboan Djahamou.

Lomboan mengungkapkan bahwa apabila kondisi kesehatan belum sepenuhnya pulih, sebaiknya dipertimbangkan langkah terbaik demi kepentingan masyarakat dan keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Alor.

Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam respons dari masyarakat. Sebagian warga menilai bahwa kepentingan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama, sehingga efektivitas kepemimpinan daerah perlu menjadi perhatian bersama.

Namun, tidak sedikit pula masyarakat yang menyampaikan dukungan moral kepada Bupati Alor. Mereka berharap Iskandar Lakamau dapat segera pulih dan kembali menjalankan tugas pemerintahan secara maksimal.

Salah seorang warga, Koilal Loban, mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa bagi kesembuhan Bupati Alor. Menurutnya, pemulihan kesehatan kepala daerah merupakan harapan bersama agar roda pemerintahan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Senada dengan itu, warga lainnya, Opha Gaul Kampung Buraga, juga menyampaikan harapan agar Bupati Alor segera pulih. Ia menilai proses pemulihan yang sedang dijalani perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Jefrianus Martinus Mau menilai bahwa semangat Bupati Alor untuk tetap bekerja di tengah kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kritik yang disampaikan hendaknya bersifat konstruktif serta disertai solusi demi kemajuan daerah.

Perdebatan di ruang publik ini mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Alor. Di satu sisi, publik menginginkan kepemimpinan yang efektif dan optimal. Di sisi lain, nilai kemanusiaan, empati, serta dukungan terhadap proses pemulihan kesehatan kepala daerah juga tetap menjadi perhatian.

Pada akhirnya, keputusan terkait keberlanjutan kepemimpinan berada pada pertimbangan pribadi Bupati Alor, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, stabilitas pemerintahan, serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Alor. Publik berharap apa pun keputusan yang diambil nantinya dapat menjadi langkah terbaik bagi kemajuan Alor ke depan. ***(joka)

Pos terkait