Kemenangan Ludesc terjadi lantaran mereka menyediakan layanan sistem digital yang mampu bekerja secara self screening untuk mendeteksi penyakit paru-paru.
Dengan adanya bantuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadikan hasil deteksi dari sistem tersebut lebih cepat, mudah dan murah.
“Dengan basis AI dan telemedicine jadi dengan mudah kita bisa mendeteksi kesehatan paru-paru kita sendiri,” kata Cut Nanda.
Sementara itu, salah seorang juri ajang tersebut, Qurratu Aini mengapresiasi tinggi bagaimana kontribusi AMANAH untuk terus mengembangkan perusahaan rintisan lokal.