JAKARTA – Pemerintah optimistis stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah perkembangan inflasi pada Oktober 2026 yang mencapai 3,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Meskipun mendekati batas atas sasaran inflasi nasional, pemerintah menilai kondisi tersebut masih terkendali dan berada dalam rentang target yang telah ditetapkan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, inflasi Oktober 2026 masih berada dalam sasaran pemerintah, yakni sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen. Oleh karena itu, pemerintah tidak memandang perkembangan inflasi tersebut sebagai kondisi yang mengkhawatirkan.
Menurut Airlangga, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan juga perlu dilihat dari sisi manfaat ekonomi bagi produsen, khususnya petani. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas harga bagi konsumen dan keberlangsungan pendapatan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.