Pemuda Papua Didorong Jadi Penggerak Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selain kompetensi, pelestarian budaya Malind juga menjadi perhatian. Menurut Emanuel, kemajuan zaman perlu berjalan beriringan dengan perlindungan bahasa, adat istiadat, dan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Papua.

“Generasi muda Papua perlu memiliki kemampuan bersaing dalam perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Pendidikan modern dan pelestarian budaya adalah fondasi untuk membentuk generasi yang berpengetahuan luas namun tetap memiliki tanggung jawab terhadap tanah leluhurnya,” jelasnya.

Sementara itu, Elai Giban berharap generasi muda Papua Pegunungan terus mengembangkan kreativitas dan inovasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ekonomi. Pemerintah, menurutnya, juga membuka peluang lapangan pekerjaan bagi pemuda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pemuda harus dapat tampil dan mendorong perekonomian yang berada di wilayah Papua Pegunungan sehingga masyarakat di sini dapat hidup dengan sejahtera,” pungkas Elai.

Melalui momentum Sumpah Pemuda, penguatan kapasitas, kesempatan kerja, kewirausahaan, dan pelestarian budaya diharapkan menjadi bagian yang saling melengkapi dalam mendorong keterlibatan generasi muda sebagai pelaku pembangunan Papua. (*)

Pos terkait