Sejalan dengan hal tersebut, partisipasi pemuda juga menjadi perhatian dalam pembangunan Papua Selatan, khususnya Merauke. Ketua Ikatan Mahasiswa-Pelajar Kalai Anim (IMPKA) Wanam Merauke, Emanuel Talpia Yolmen, menekankan pentingnya memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda lokal untuk mengembangkan kapasitas dan terlibat langsung dalam berbagai sektor pembangunan.
Dalam Dialog Kebangsaan Sumpah Pemuda bertajuk Mendorong Pemuda Lokal Menjadi Pelaku Pembangunan yang diselenggarakan Yayasan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) di RKD Coffee, Merauke, Rabu (28/10), Emanuel menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui peningkatan kompetensi dan kesempatan berkarya.
“Pembangunan semestinya tidak menciptakan jarak antara kemajuan wilayah dan kesiapan masyarakatnya. Keterlibatan pemuda Papua perlu dipersiapkan sejak awal agar mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola peluang ekonomi yang berkembang,” ujar Emanuel.
Ia menilai potensi sumber daya alam Merauke perlu diimbangi dengan penguatan pendidikan, keterampilan, penguasaan teknologi, dan kewirausahaan. Dengan demikian, generasi muda lokal memiliki bekal untuk berkontribusi dalam berbagai peluang ekonomi yang berkembang di daerah.