Pemerintah Utamakan Kebutuhan Industri Nasional lewat Penyesuaian Ekspor Gas

Bahlil menegaskan, pemerintah akan mengevaluasi kembali skema alokasi gas agar kebutuhan industri nasional dapat terpenuhi secara optimal. Penyesuaian tersebut terutama diarahkan untuk mendukung pengembangan industri petrokimia yang membutuhkan gas sebagai bahan baku utama.

“Ke depan, saya akan mencoba melakukan penghitungan ulang agar mengoptimalkan konsumsi dalam negeri, termasuk kebutuhan bahan baku. Kita mendorong industri hilirisasi petrokimia, yang bahan bakunya adalah gas,” katanya.

Wacana penyesuaian ekspor gas sebelumnya disampaikan Bahlil. Saat itu, ia mengungkapkan kemungkinan tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga apabila kebijakan tersebut diperlukan untuk mendahulukan kebutuhan nasional.

“Jadi kalau negara lain ada pandangan lain untuk kita, hati-hati, saya juga mungkin memikirkan untuk gas saya tidak perpanjang untuk ekspor ke negara tetangga karena harus survival, harus penuhi kebutuhan dalam negeri,” ungkap Bahlil.

Pos terkait