Koorprov TAPM NTT Terjunkan Tim Terkait Dugaan Pendamping Desa di Alor “Kerja Sama” dengan Supplier dan Bendahara

Sementara itu, Sekretaris Desa Margeta, Alpius Malaimo, mengaku hingga kini dirinya bersama Kepala Desa maupun Tim Pengelola Kegiatan belum mengetahui siapa pihak supplier yang mendistribusikan alat pertanian tersebut ke Desa Margeta.

“Sampai hari ini kepala desa, TPK bahkan saya sebagai sekretaris juga belum tahu, bapak,” tulis Alpius melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi victorynews.id, Sabtu (25/7/2026).

Ketika ditanya mengenai supplier yang selama ini sering menangani pengadaan program ketahanan pangan di Desa Margeta, Alpius menyebut nama Buce Boling.

“Bapak Buce Boling, kios pertanian,” ujarnya.

Alpius juga mengungkapkan bahwa dalam praktik pengelolaan program Dana Desa, pihak yang selama ini lebih banyak berhubungan dengan supplier adalah bendahara desa bersama pendamping desa.

“Bendahara dengan pendamping desa, Benny Malaikosa yang ada kelola,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun klarifikasi dari Pendamping Desa Beny Malaikosa, Pendamping Lokal Desa Don Koliham, Bendahara Desa Margeta Yance Dolwal Tangwal, maupun pihak supplier yang disebutkan dalam pemberitaan terkait dugaan tersebut.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (*)

Bacaan Lainnya

Pos terkait