KALABAHI, WARTAALOR.COM – Komunitas pencinta Tim Nasional Argentina yang tergabung dalam Asociación del Fútbol Argentino (AFA) Alor menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Aljazair di RT 016 RW 006, Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Alor Cinta Bola, Benci Tawuran” ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi masyarakat melalui diskusi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan penyebaran berita bohong (hoaks), serta pembagian doorprize kepada peserta yang hadir.
Koordinator pelaksana kegiatan, Adiyanto Toda, mengatakan bahwa acara tersebut merupakan bentuk komitmen komunitas sepak bola dalam membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut pria yang akrab disapa Papin itu, sepak bola memiliki nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti kerja sama, sportivitas, disiplin, dan semangat persatuan.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya menyatukan para pencinta sepak bola, tetapi juga menjadi ruang diskusi bersama untuk membangun kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Alor. Kita ingin memberikan edukasi agar generasi muda selalu berpikir dan bertindak positif sehingga tercipta Alor yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Adiyanto.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak dapat dicapai tanpa adanya persatuan dan semangat kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan para leluhur perlu terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Daerah ini akan menjadi kuat dan maju apabila seluruh masyarakat bergandengan tangan dalam semangat Tara Miti Tomi Nuku, Ite Kakang Aring, Tenageli Mulenoa, serta berbagai semboyan persatuan lainnya yang telah diwariskan oleh para leluhur. Nilai kebersamaan inilah yang harus terus kita pelihara agar masyarakat tidak mudah terpecah belah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Adiyanto juga menyoroti pentingnya menjaga situasi kamtibmas sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan berbagai aktivitas sosial masyarakat.
