Tidak Hanya Fisik, Program CKG Jangkau Kesehatan Jiwa Anak

Jakarta, Upaya peningkatan kesehatan anak di Indonesia kini semakin komprehensif. Tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini mulai menjangkau aspek kesehatan jiwa anak. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun sosial. Pendekatan yang lebih menyeluruh ini diharapkan mampu memperkuat kualitas generasi muda Indonesia di masa depan.

Selama ini berbagai layanan kesehatan anak cenderung menitikberatkan pada aspek fisik seperti pemenuhan gizi, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan. Namun seiring perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi anak-anak juga semakin kompleks. Tekanan akademik, perubahan pola interaksi sosial, hingga paparan teknologi digital yang semakin masif dapat memengaruhi kondisi psikologis anak jika tidak ditangani dengan baik sejak dini.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, sebanyak 4,4 persen atau sekitar 338 ribu anak menunjukkan gejala cemas (anxiety disorder). Sementara itu, 4,8 persen atau sekitar 363 ribu anak menunjukkan gejala depresi (depression disorder).

Pos terkait