Tidak Mungkin Tenaga Honorer Berani Pungut Uang dalam Jumlah Banyak, Pasti Ada yang Suruh 

Kwitansi pembayaran petak pemerintah yang diduga tindakan pungutan liar oknum petugas Dinas Perdagangan Kabupaten Alor. FOTO: SUMBER RESMI

Kalabahi, wartaalor.com – Beberapa hari lalu warga Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur dihebohkan dengan sebuah video yang menayangkan dua petugas juru pungut dari Dinas Perdagangan sedang menerima uang dalam jumlah yang cukup banyak dari seorang pedagang di Pasar Inpres Lipa. Tindakan dua petugas tersebut diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Alyos Wakano, S.Sos yang mendengar informasi tersebut langsung memanggil dua anak buahnya itu lalu menanyakan kebenaran, dan keduanya mengakui tindakan yang dilakukan. Dikutip dari berita Media Kupang, Jumat, 31 Maret 2023, Alyos Wakano menyebut kedua petugas itu mengaku apa yang mereka lakukan merupakan inisiatif sendiri atau tidak ada orang yang menyuruh mereka.

Pernyataan Kadis Alyos Wakano ini berbeda dengan beberapa pedagang di pasar tersebut yang berpendapat tidak mungkin seorang tenaga honorer berani melakukan pungutan uang dalam jumlah banyak tanpa disuruh orang lain. Mereka menduga aksi tak terpuji ini dilakukan lantaran diperintah oknum atasan atau orang lain yang berkedudukan lebih.

“Tidak mungkin pegawai latihan dong berani minta di pedagang begitu kaka. Itu pasti ada yang suruh tuh. Tapi sekarang tergantung penyidik kepolisian. Harus di gali terus dan media juga harus kawal kalau tidak pemain besarnya akan lolos,” ujar seorang pedagang di Pasar Lipa yang tidak ingin namanya ditulis.

Seorang pedagang ini tidak menyebut nama oknum yang menyuruh petugas tersebut. Meski demikian Ia mengatakan, pungutan liar adalah tindakan berkonsekuensi hukum. Ia berpendapat oknum petugas pungut mungkin saja mengorbankan dirinya demi merahasiakan keterlibatan oknum lain karena tekanan dan lain sebagainya.

“Saya dengar laporan su masuk polisi, tadi pihak dari penyidik datang ke pasar na. Semoga penyidik gali terus biar ada aktor di balik pungli yang sudah viral di Pasar Lipa Alor,” tambah pedagang itu kepada Wartawan, 1 April 2023.

Dikutip dari berita Media Kupang, aksi dugaan pungli dua petugas Dinas Perdagangan ini dilakukan terhadap seorang pedagang bernama Daniel Lae.

Bacaan Lainnya

Pos terkait