“Selama triwulan II dan III, pemerintah meningkatkan realisasi belanja yang turut mendorong konsumsi melalui pelaksanaan program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih,” tutur Airlangga.
Dari sektor produksi, industri pengolahan tumbuh 5,87 persen dan konstruksi meningkat 6,42 persen. Perkembangan konstruksi turut didukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Sementara itu, PMI manufaktur Oktober mencapai 54,0, meningkat dari 52,4 pada September.
Airlangga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut mencerminkan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo didukung fundamental kuat dan peningkatan investasi. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan kebijakan terarah untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah berbagai tantangan ekonomi. (*)