Pemerintah Perluas MBG ke Daerah 3T Sekaligus Perkuat Kualitas dan Keamanan Pangan

Dari 27.022 SPPG, sekitar 1.100 belum memperoleh Surat Penetapan Penerima Manfaat (SPS), sedangkan sekitar 500 lainnya berstatus suspend karena persoalan seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), kasus keracunan makanan, dan kebutuhan perbaikan.

BGN juga memperbarui data penerima berdasarkan Dapodik serta menguji sistem prasmanan di lebih dari 60 dapur. Uji coba dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Jayapura, Papua.

“Lebih fresh karena tidak ada delay waktu, sehingga mengurangi risiko kerusakan makanan yang rusak kemudian menyebabkan gangguan kesehatan,” ujar Sudaryono.

BGN menyatakan, uji coba prasmanan masih dalam tahap evaluasi sebelum diterapkan lebih luas. Evaluasi mencakup kesiapan dapur dan sekolah, pelatihan bagi siswa yang terlibat dalam penyajian, serta persoalan yang muncul selama pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis ke wilayah 3T dan daerah stunting tinggi lewat pembangunan ribuan dapur baru demi kualitas keamanan pangan anak bangsa [-RWA]

Pos terkait