Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperluas layanan ke daerah terpencil menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) pada 16 provinsi.
Perluasan layanan tersebut diarahkan ke daerah dengan angka stunting tinggi hingga sangat tinggi. Pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat menjadi fokus pelaksanaan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran itu.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan lokasi dapur ditentukan berdasarkan pemetaan kebutuhan melalui basis data terpadu BGN.
“Langkah strategis ini berlandaskan pada pemetaan objektif yang merujuk sepenuhnya pada basis data terpadu BGN. Penentuan lokasi dilakukan secara independen, terukur, dan transparan tanpa dipengaruhi oleh otoritas, asosiasi, maupun kepentingan pihak manapun” katanya.