Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan subsidi benih padi untuk sedikitnya 1 juta hektare lahan pada 2027. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, menambah produksi gabah nasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan pendapatan petani.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan subsidi benih berpotensi memberikan tambahan produksi yang besar. Dengan asumsi peningkatan hasil 5 ton gabah kering giling (GKG) per hektare, penerapan program pada 1 juta hektare dapat menghasilkan tambahan hingga 5 juta ton gabah.
“Tahun depan kita anggarkan minimal 1 juta hektar. Kalau 1 juta hektar dikali (tambahan produksi) 5 ton, itu ada 5 juta ton,” ujar Amran.
Amran menyebut cakupan program dapat diperluas hingga 2 juta sampai 4 juta hektare. Perluasan tersebut diproyeksikan meningkatkan produksi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi petani. Dengan asumsi harga pembelian pemerintah (HPP) gabah Rp6.500 per kilogram, tambahan produksi berpotensi meningkatkan pendapatan petani secara signifikan.