Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawalan pertumbuhan ekonomi di daerah sebagai bagian dari strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Penguatan ekonomi daerah diarahkan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja bergerak secara berkelanjutan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan mengawal pertumbuhan ekonomi secara lebih serius. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (7/9).
“Spesifik mengenai masalah pertumbuhan ekonomi dan kita akan betul-betul kawal juga sama-sama. Karena kita ingin keluar dari negara berkembang, terjebak pada pendapatan kelas menengah, middle income trap. Salah satu kuncinya adalah pertumbuhan ekonomi harus tinggi, bila perlu double digit,” kata Tito.