KALABAHI, WARTAALOR.COM – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Alor memberikan kesaksian positif terkait program pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dibiayai melalui Dana Desa dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menegaskan bahwa lampu jalan yang dipasang oleh pihak penyedia UD Tetap Jaya masih berfungsi dengan baik hingga saat ini dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Testimoni tersebut muncul di tengah proses pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Alor terhadap pengadaan PJU di sejumlah desa sebagai bagian dari penyelidikan tata kelola Dana Desa.
PJU Desa Tulleng Masih Menyala Sejak 2022
Pemerintah Desa Tulleng, Kecamatan Lembur, menegaskan bahwa pengadaan lampu PJU Tahun Anggaran 2022 telah dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), baik dari sisi spesifikasi teknis maupun harga.
Sekretaris Desa Tulleng, Mesak K. Mauleti, mengatakan seluruh dokumen perencanaan dan administrasi pengadaan telah diserahkan kepada penyidik Kejaksaan Negeri Alor sebagai bagian dari proses pemeriksaan.
Menurutnya, tim ahli dari Politeknik Negeri Kupang yang ditugaskan Kejaksaan Negeri Alor juga telah melakukan pemeriksaan fisik langsung terhadap lampu yang terpasang di lapangan.
“Kami sudah memfasilitasi pemeriksaan lapangan oleh tim ahli. Terkait spesifikasi dan harga, semuanya sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah kami serahkan kepada penyidik,” ujar Mauleti, Selasa, (9/6/2026).
Kepala Desa Tulleng, Yoksan Samau, menambahkan bahwa seluruh proses pengadaan telah melalui mekanisme yang berlaku, mulai dari pembahasan dalam Musyawarah Desa hingga penetapan dalam APBDes.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan. Semua pengadaan dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa dan dokumennya lengkap,” kata Samau.
Sementara itu, warga RT 01/RW 01 Dusun I Desa Tulleng, Imanuel Bilafa, mengaku lampu PJU yang terpasang di depan rumahnya sejak tahun 2022 masih berfungsi dengan baik hingga sekarang.
“Lampu yang dipasang kualitasnya bagus. Sampai hari ini masih menyala dan sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Bilafa menjelaskan, selama kurang lebih empat tahun penggunaan, lampu tersebut hanya mengalami satu kali gangguan dan langsung diperbaiki sehingga kembali berfungsi normal.
Menurutnya, keberadaan lampu jalan sangat membantu aktivitas masyarakat pada malam hari, meningkatkan rasa aman, serta menjadi sumber penerangan alternatif ketika terjadi pemadaman listrik akibat gangguan jaringan PLN.
