KALABAHI, WARTAALOR.COM – Andrew Gomang, salah satu pemuda Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang selama ini dikenal sebagai bagian dari tim pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Alor, Iskandar Lakamau dan Rocky Winaryo (Paket Is The Rock) pada Pilkada Alor 2024, menyatakan mundur dari barisan pendukung pemerintahan tersebut.
Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan Andrew Gomang melalui akun Facebook pribadinya pada Selasa, 26 Mei 2026. Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik karena Andrew selama ini dikenal aktif membela dan mengcounter berbagai isu negatif yang diarahkan kepada pemerintahan Is The Rock.
Dalam postingannya, Andrew menegaskan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari tim pendukung pemerintahan saat ini.
“Saya mundur dari Tim pemenangan Is The Rock (Bupati Alor dan Wakil Bupati Alor) dan saya siap oposisi lawan kinerja pemerintahan yang kerja semboro,” tulis Andrew Gomang dalam unggahannya disertai foto pribadi.
Tidak lama setelah unggahan tersebut, Andrew kembali membuat postingan lain yang meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Alor, untuk memeriksa dugaan penyimpangan perjalanan dinas Bupati Alor, Iskandar Lakamau, saat menjalani pengobatan di Kupang beberapa waktu lalu.
“Jaksa segera periksa perjalanan dinas Bupati Alor ketika Bupati Alor pasca jatuh sakit di Kupang. Perjalanan dinas benar atau jangan sampai perjalanan dinas siluman. Ini menyangkut uang negara,” tulisnya.
Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna Facebook turut memberikan komentar pada unggahan Andrew Gomang.
Salah satu komentar datang dari akun bernama Pelopor Mera yang menuliskan dukungan terhadap sikap Andrew apabila dinilai berpihak kepada kebenaran.
“Orang yang kalau sadar dan kembali berpihak pada kebenaran saya suka. Selagi adik Andre berpihak pada kebenaran tanpa pandang bulu maka dosa dan kesalahan sebelumnya itu urusan Tuhan dan kita manusia tidak dapat lagi menghakimi,” tulis akun tersebut.
Sementara itu, akun Facebook lainnya bernama Kingg Herodes mempertanyakan alasan Andrew Gomang yang dinilai berubah sikap terhadap pemerintahan yang sebelumnya ia dukung.
“Boma Andre kenapa tiba-tiba jadi jilat ludah sendiri? Jangan sampai tidak kebagian siri pinang,” tulis akun tersebut dalam komentarnya.
Berdasarkan pantauan hingga berita ini tayang, unggahan pengunduran diri Andrew Gomang telah mendapat sedikitnya 133 tanda suka, 43 komentar dan satu kali dibagikan.
Keesokan harinya, Rabu, 27 Mei 2026, Andrew kembali membuat postingan lanjutan yang menyinggung dugaan penggunaan anggaran untuk pengobatan Bupati Alor.
Dalam unggahannya, Andrew meminta publik menelusuri apakah terdapat penggunaan pesawat carter untuk kepentingan pengobatan Bupati Alor saat berada di Kupang.
“Coba cek dan telusuri ada charter pesawat buat berobat Bupati Alor kemarin atau tidak. Kalau tidak ada maka Rp950 juta sampai Rp1,05 miliar untuk biaya berobat pasti ada temuan BPK karena peruntukannya tidak sesuai fakta,” tulis Andrew.
Ia juga menyinggung dugaan adanya penggunaan dua pos anggaran di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Alor yang menurutnya berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Sudah begitu ada dua pos anggaran yang dipakai di Setda Alor. Ini sudah pasti akan menimbulkan persoalan di kemudian hari,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Alor maupun Bupati Alor, Iskandar Lakamau, terkait pernyataan dan tudingan yang disampaikan Andrew Gomang melalui media sosial tersebut.
Sementara itu, pihak Kejaksaan Negeri Alor juga belum memberikan tanggapan terkait permintaan pemeriksaan dugaan perjalanan dinas dimaksud. (*)
