Kalabahi, wartaalor.com – Anggota DPRD Kabupaten Alor Joni Tulimau mengecam agenda kunjungan pribadi Bupati Alor Iskandar Lakamau ke rumah oknum PNS perempuan berinisial YS, pada Sabtu, (7/2/2026) sore.
Joni Tulimau mengungkapkan, keputusan Bupati Alor Iskandar Lakamau yang berkunjung ke rumah YS tanpa agenda yang jelas dari protokol, sehingga memicu keributan di kediaman YS.
Ia mengungkapkan, seharusnya pihak protokol mengatur agenda Bupati Alor dengan mempertimbangkan kondisi dan fokus pada pemulihan kesehatan. Apalagi, kunjungan itu berujung hingga laporan di Polres Alor.
Mantan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Protokol Setda Alor era Bupati Alor Ansgerius Takalapeta (1999-2004) ini menambahkan, lemahnya pengawasan agenda mengakibatkan Bupati terjebak dalam pusaran konflik pribadi yang kini sudah menjadi konsumsi publik.
Menurut Joni, jabatan Bupati bukanlah atribut yang bisa gunakan oleh siapapun, tapi status sebagai kepala daerah tetap melekat sehingga ajudan memiliki tanggung jawab memilih agenda bupati.
“Protokoler atau ajudan harus paham dan lebih teliti. Jangan sampai hanya mengekor perintah tanpa memikirkan dampak sosial dan politik yang akan timbul. Jika terjadi konflik seperti ini, bukan hanya pribadi yang rugi, tapi nama daerah yang tercoreng,” tegas Joni yang juga Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Alor ini.
Ia kembali mengingatkan, jika saat ini Bupati Alor sedang fokus dalam masa pemulihan kesehatan. Menurutnya, tugas protokol mengatur semua agenda bupati.
“Harusnya Pak Bupati fokus beristirahat total agar segera pulih. Ajudan harusnya menjadi pengingat, bukan justru membiarkan pimpinan terjebak dalam situasi yang memicu keributan,” tegasnya melalui sambungan WhatsApp, Minggu, (8/2/2026).
Sebelumnya diberitakan, kunjungan Bupati Alor Iskandar Lakamau ke rumah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) perempuan, YS di Kalabahi pada Sabtu (7/2/2025) berujung laporan di Polres Alor.
Bupati Alor Iskandar Lakamau yang masih dalam proses pemulihan kesehatan itu diduga datang ke rumah oknum PNS perempuan yang bukan istrinya itu bersama seorang supir pribadi dari rumah jabatan.
Rupanya, kedatangan Bupati Alor Iskandar Lakamau pada Sabtu sore itu “tidak direstui” oleh anak-anak termasuk putranya Gerry Lakakamu.
Setelah mengetahui ayahnya bertamu di rumah YS, akhirnya Gery Lakamau pada malam harinya datang ke rumah di wilayah Air Kenari Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara itu.
Informasi yang dihimpun wartawan setelah tiba di rumah, Gery Lakamau diduga membuat keributan sehingga YS merasa tidak nyaman dan membuat laporan polisi beberapa saat setelah kejadian.
Setelah membuat laporan di Polres Alor beberapa saat kemudian, laporan itu dicabut melalui mediasi bersama. Namun, informasi lainnya laporan itu masih menggantung.
Adapun laporan itu disampaikan YS, karena ia merasa terganggu karena didatangi Gerry Lakakamu pada malam hari. Kabarnya, YS selama dikenal memiliki kedekatan dengan Iskandar Lakamau.
Pelaksana Tugas (Plt) Protokol dan Pimpinan Setda Alor Thertius Lanmai yang dikonfirmasi victorynews.id belum bersedia berkomentar karena belum mengecek langsung ke sumber informasi.
“Soal hal ini saya masih off the record karena belum identifikasi keakuratanya sehingga tunggu sebentar saya cek dulu ke sana. Ini terjadi di luar pantauan kami protokol,” katanya.
Kapolres Alor AKBP Nur Azhari yang dikonfirmasi membenarkan ada laporan dari YS. Ia mengaku rencana laporan itu karena terjadi keributan di rumah YS tadi malam.
“Iya ada datang ke Polres tadi malam ibu YS melapor tentang keributan di rumahnya. Itu dia mau buat laporan polisi namun tidak jadi, karena ada bapak Benyamin yang datang dan selesaikan permasalahan secara damai. Sehingga semuanya sepakat berdamai dan tidak jadi buat laporan,” jelas Nur Azhari. *** (joka)
