Utamakan Fakta, Lawan Disinformasi Terkait Keluarga Presiden Jokowi

Oleh: Muhammad Adam

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) beserta keluarganya kerap kali menjadi sasaran dari banyaknya isu ataupun narasi disinformasi di dunia digital maupun media sosial.

Kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi juga sebenarnya menyimpan ancaman, yakni karena sangat mudah siapapun untuk mengakses informasi dalam bentuk apapun, bukan tidak mungkin semakin mempermudah penyebarluasan hoaks termasuk disinformasi, yang bahkan bisa menyasar kepada siapa saja tidak terkecuali Kepala Negara.

Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi segenap elemen masyarakat untuk terus mengutamakan fakta sebagaimana apa yang secara riil terjadi di lapangan serta melakukan crosscheck terlebih dahulu dengan tidak terlalu mudah mempercayai informasi dalam bentuk apapun, utamanya yang berasal dari media sosial dan belum dapat dipastikan kebenaran atau sumbernya.

Pada era yang serba digital seperti sekarang ini, informasi memang sangat cepat menyebar, yang mana penyebaran tersebut juga memiliki tantangan tersendiri yakni adanya berita hoaks atau disinformasi yang bertebaran di mana-mana sebagai hal serius yang harus masyarakat hadapi.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan disinformasi sendiri bukan hanya bisa merugikan individu yang menjadi sasaranya saja, namun juga sekaligus dapat sangan merusak tatanan sosial serta mengancam stabilitas negara.

Untuk terus menjaga keutuhan bangsa dan mampu adanya akses informasi yang akurat, maka menjadi sangat penting bagi masyarakat untuk senantiasa mengutamakan fakta dan melawan disinformasi.

Bacaan Lainnya

Pos terkait