PSI NTT Sebut Johni Asadoma Dapat Surat Tugas Bangun Koalisi dengan Partai Lain Penuhi Syarat Pencalonan

Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan

Kupang, wartaalor.com – Bakal Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma beberapa waktu lalu mendapat surat tugas dari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Kabar mantan Kapolda NTT mendapat surat tugas ini seakan membuat sebagian masyarakat bingung.

Pasalnya, Ketua Dewan Pembina DPW PSI NTT, Jane Natalia Suryanto juga maju sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029, dan telah mendapat surat tugas yang sama dari DPP PSI. Namun DPW PSI NTT menegaskan surat tugas yang diberikan tersebut adalah hal biasa dan merupakan salah satu tahapan bagi semua figur yang sudah mendaftar.

Dikutip dari salah satu media online Kupang, Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan mengimbau masyarakat harus tahu apa itu surat tugas dan apa itu surat keputusan.

“Bahwa surat tugas itu harus dibedakan dengan surat keputusan. Surat tugas yang diberikan kepada Pak Johni itu untuk membangun komunikasi politik, membangun koalisi dengan partai lainnya guna memenuhi syarat pencalonan diri di KPU,” tandas Junaidin Mahasan, Kamis, (13/6/24).

Politisi muda yang juga caleg terpilih DPRD NTT periode 2024-2029 dari dapil NTT IV ini menjelaskan, surat tugas juga diberikan kepada siapa saja yang mendaftar di PSI sebagai calon gubernur.

“Jadi, kita perlu membedakan antara surat tugas dan surat keputusan,” tutupnya. 

Masyarakat Perlu Tahu Lebih Banyak

Dalam mekanisme partai politik di Indonesia, penunjukan calon gubernur atau wakil gubernur melalui surat tugas dan surat keputusan memiliki tujuan yang berbeda. Berikut adalah penjelasan masing-masing:

Bacaan Lainnya

Pos terkait