Kalabahi, wartaalor.com – Saat ini, tercatat 3 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Alor, NTT meninggal dunia. Ketiga anggota PPS tersebut dua diantara meninggal sebelum hari pemungutan suara atau pencoblosan. Sedangkan satunya meninggal sehari setelah pencoblosan. Pihak KPU memastikan akan memproses bayar semua hak mereka yakni tunjangan dan santunan kepada ahli waris masing-masing.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Alor, Munawir Laamin kepada Wartawan di kantornya, Selasa, (20/2/24) menjelaskan, pihaknya sudah menginformasikan kepada ahli waris masing-masing anggota PPS yang meninggal untuk mempersiapkan berkas kelengkapan sebagai syarat untuk proses pembayaran hak mereka.
“Kita sudah sampaikan ke ahli waris untuk siapkan kelengkapan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan KPU. Nanti sudah selesai uangnya kami sendiri antar langsung kasih ke ahli waris,” ujar Munawir.
Munawir menjelaskan, 3 anggota PPS di Kabupaten Alor yang meninggal dunia yaitu yang pertama Revi E. D. Abolakai, anggota PPS Kelurahan Pura Kecamatan Pulau Pura. Almarhumah Revi ini, kata Munawir, meninggal karena kejang-kejang usai melahirkan.
