WAKAPSIR, WARTAALOR.com – Kasus pembunuhan bayi di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terjadi. Kali ini seorang perempuan muda di Desa Wakapsir Kecamatan Abad Selatan diduga tega membunuh bayinya usai melahirkan. Diduga anak tak berdosa yang dilahirkan itu adalah hasil hubungan gelap.
Kronologis kejadian, pada Minggu, 14 Agustus 2022. Awalnya sekitar pukul 19.00 WITA, perempuan muda berinisial SK (23 tahun) sementara tidur di kamar depan rumahnya di Sifala RT 02/RW 01 Desa Wakapsir. Saat sedang tidur, dia merasa sakit perut. Kemudian pada 15 Agustus sekitar pukul 03.58 WITA, SK yang juga terlapor ini merasa hendak buang air besar.
Dia kemudian bangun dan berjalan menuju toilet yang berada di belakang rumahnya. Sampai di toilet, terlapor melihat tidak ada air sehingga dia kembali berjalan menuju ke belakang kandang babi untuk buang air besar.
“Disitu, terlapor mengangkat kain yang Ia pakai sembari menurunkan celana dalamnya hingga sebatas betis kaki, kemudian terlapor duduk seperti hendak buang air besar. Namun saat hendak buang air besar ternyata yang keluar adalah anak bayi,” demikian rilis Humas Polres Alor yang diterima Wartawan, Sabtu, 20 Agustus 2022 pagi.
Selanjutnya, terlapor menggendong bayi tersebut kearah depan dada dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya memegang bagian pantat. Terlapor juga melihat ada ari-ari tergantung pada bayi yang Ia dilahirkan dalam keadaan hidup itu.
