Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyoroti manfaat penggunaan genteng dibandingkan material atap seng, khususnya dari aspek kenyamanan penghuni dan kondisi lingkungan rumah.
“Kalau menggunakan genteng, rumah lebih sejuk dan ketika hujan tidak terlalu bising. Dari sisi keindahan juga lebih baik. Genteng tanah liat juga merupakan produk yang khas dari Indonesia,” kata Tito.
Aspek kenyamanan tersebut sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Lingkungan hunian dengan suhu yang nyaman, ventilasi memadai, serta material bangunan berkualitas menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Program Gentengisasi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu produk melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan demikian, keberlanjutan warisan industri genteng tradisional dapat berjalan beriringan dengan penyediaan material atap berkualitas untuk mendukung hunian yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.