Menurut Eman, perhatian pemerintah pusat melalui program Gentengisasi menjadi momentum penting bagi keberlanjutan industri genteng tradisional. Program tersebut sekaligus memberikan ruang bagi keterampilan masyarakat dalam mengolah tanah liat agar tetap dikenal dan dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.
“Suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami selaku Bupati Majalengka, karena para pengusaha genteng di Kecamatan Jatiwangi akan mendapatkan kehormatan melalui program Gentengisasi yang digagas Bapak Presiden Republik Indonesia,” ungkap Eman.
Di samping nilai sejarah dan budayanya, penggunaan genteng tanah liat juga memiliki keunggulan dalam mendukung kenyamanan dan kesehatan hunian. Karakteristik material tersebut dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sehingga berpotensi menciptakan suhu ruangan yang lebih nyaman, terutama di wilayah beriklim tropis.