Tahbis Gedung GMIT Elim Alaanglah, Bupati Alor: Gedung Megah Harus Diisi Kehidupan Iman yang Hidup

Yustus B. Dopong Abora

Lebih lanjut, Bupati berharap kehadiran gedung gereja yang baru dapat menjadi pusat pertumbuhan iman, memperkuat persekutuan, meningkatkan kualitas pelayanan gerejawi, serta menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial, tidak hanya bagi warga jemaat, tetapi juga bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan doa pentahbisan oleh Majelis Sinode GMIT. Melalui prosesi tersebut, Gedung Gereja Jemaat GMIT Elim Alaanglah secara resmi ditahbiskan dalam nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus untuk digunakan sebagai tempat pemberitaan Firman Tuhan, doa, persekutuan, dan pelayanan.

Setelah melewati perjalanan panjang selama tiga dekade, peresmian dan pentahbisan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Jemaat GMIT Elim Alaanglah. Lebih dari sekadar hadirnya bangunan fisik, gedung gereja tersebut menjadi simbol keteguhan iman, persatuan, pengorbanan, dan komitmen jemaat dalam membangun kehidupan bergereja.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah seluruh jemaat bersama para tamu undangan.

Dengan diresmikannya gedung gereja tersebut, Jemaat GMIT Elim Alaanglah diharapkan semakin bertumbuh dalam iman, dewasa dalam pelayanan, kokoh dalam persaudaraan, serta mampu menghadirkan nilai-nilai kasih dan kedamaian sebagai berkat bagi masyarakat dan Kabupaten Alor. (*)

Pos terkait