Menurutnya, penguatan produksi domestik merupakan strategi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. Pemerintah terus menjalankan optimalisasi lahan, pompanisasi, rehabilitasi irigasi, penyediaan benih berkualitas, serta peningkatan produktivitas petani guna menjaga kesinambungan pasokan.
“Jangan sampai kebutuhan pangan bangsa kita bergantung kepada negara lain. Swasembada pangan harus menjadi kekuatan Indonesia untuk menghadapi perubahan kondisi global sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Amran.
Penguatan ketahanan pangan juga didukung sektor perbankan. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa pembiayaan diberikan kepada pelaku usaha pangan dari skala ultramikro hingga korporasi, mencakup kegiatan produksi, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi.