Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan

Evaluasi Sekolah Rakyat dilakukan sebagai upaya pemerintah memperluas akses pendidikan dan memperkuat perlindungan sosial. Selama setahun terakhir, pemerintah terus mendorong pembangunan, memperkuat layanan publik, dan mengembangkan program kesejahteraan masyarakat. Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan.

Perluasan akses pendidikan juga dilakukan seiring dengan peningkatan mutu pengasuhan, kesiapan tenaga pendidik, dan sistem perlindungan siswa. Program dengan tujuan baik tetap membutuhkan evaluasi berkala agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Keterbukaan Kemensos dalam mengakui persoalan patut menjadi awal pembenahan, bukan alasan untuk mengabaikan kekurangan ataupun menyimpulkan bahwa seluruh program gagal akibat satu kejadian.

Afrizon mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk menjaga harapan dan masa depan anak-anak, sekaligus menjadi ruang membangun karakter, belajar hidup bersama, dan menghormati perbedaan. Karena itu, pemerintah memastikan setiap laporan ditindaklanjuti, pendampingan diberikan secara berkelanjutan, dan pengawasan dilaksanakan dengan mengutamakan hak anak. Orangtua, guru, serta masyarakat juga perlu berperan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh jumlah anak yang memperoleh pendidikan, tetapi juga oleh sejauh mana mereka merasa terlindungi dan mendapat kesempatan berkembang. Dengan evaluasi yang terbuka, adil, dan konsisten, pemerintah berupaya memperbaiki kekurangan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Keselamatan anak selalu menjadi prioritas agar Sekolah Rakyat benar-benar menjadi tempat tumbuhnya pengetahuan, karakter, dan harapan bagi generasi penerus bangsa.

)* penulis merupakan pengamat pendidikan

Pos terkait