Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

Papua — Tokoh adat Papua mengecam aksi penembakan terhadap tiga warga sipil yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Tanah Papua.

Ondoafi Kampung Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan adat yang menjunjung tinggi kehidupan serta keharmonisan. Menurutnya, masyarakat berhak menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dibayangi ancaman kekerasan.

“Penembakan tersebut merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Aparat pemerintah hadir di Papua untuk membantu masyarakat melalui berbagai program. Karena itu, tokoh adat harus menjadi payung bagi kehadiran aparat pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Nikodemus Yaboisembut.

Pos terkait