Listrik Tenaga Nuklir Digarap Bertahap untuk Perkuat Bauran Energi Nasional

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, pemerintah masih mempertahankan target PLTN beroperasi pada 2032 sebagaimana tercantum dalam Kebijakan Energi Nasional dan RUPTL.

Tahap awal diperkirakan berlokasi di Bangka Belitung dan Kalimantan Barat dari 28 lokasi potensial yang dikaji BRIN.

Dalam forum di Tokyo, Jepang, Satya memaparkan bahwa Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional memproyeksikan PLTN menyumbang sekitar 14,2 persen produksi listrik nasional pada 2060, dengan kapasitas dikembangkan bertahap hingga sekitar 35 GW.

“Pengembangan nuklir adalah usaha monumental yang membutuhkan tata kelola terintegrasi, regulasi yang kuat, sumber daya manusia yang terampil, kepercayaan publik yang berkelanjutan, serta pelaksanaan proyek yang bertanggung jawab,” ujar Satya.

Saat ini, Indonesia berada pada Fase 1 milestone persiapan PLTN menurut pedoman International Atomic Energy Agency (IAEA).

Draf Peraturan Presiden tentang pembentukan organisasi pelaksana program energi nuklir tengah diajukan kepada Presiden, sementara kerja sama dengan Jepang telah dituangkan dalam nota kerja sama sejak Maret 2026. (*)

Pos terkait