BAKOM RI: Capaian Pemerintah Prabowo-Gibran Perkuat Kepercayaan Investasi Global

“Melihat potensi investasi yang besar menunjukkan bahwa roadmap pembangunan bangsa ke depan berbasis nilai tambah,” ujarnya.

Fithra menekankan investasi bukan tujuan akhir. Modal yang masuk menghasilkan industrialisasi, pekerjaan formal dan pertumbuhan yang menjangkau masyarakat lebih luas. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan transisi menuju perekonomian yang ditopang investasi produktif dan peningkatan kualitas SDM.

Sementara itu, Guru Besar FEB Universitas Indonesia Prof. Telisa Aulia Falianty menilai pemerintah mampu mempertahankan sejumlah indikator makro di tengah gejolak eksternal.

“Secara makro kita bisa menjaga stabilitas ekonomi minimal di 5 persen. Kita cukup apresiasi pemerintah bisa menjaga itu bahkan lebih dari 5 persen,” kata Telisa.

Pos terkait