Jakarta – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menyatakan pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai pembangunan koperasi di lokasi yang dinilai kurang strategis.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan keberadaan koperasi mampu menjawab kebutuhan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Farida menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan KDKMP tidak hanya mempertimbangkan jarak dari permukiman warga, tetapi juga akses terhadap petani sebagai pemasok hasil pertanian dan bahan pangan.
Menurutnya, sejumlah lokasi yang dianggap terpencil justru berpotensi menjadi tempat penyerapan hasil produksi pertanian dari wilayah sekitarnya.
“Kita mau menjadikan Koperasi Desa Merah Putih ini sebagai offtaker (penyerap) sayur-sayuran dan buah-buahan yang ada di situ,” imbuh Farida.
Ia menambahkan, penentuan lokasi koperasi dilakukan melalui komunikasi antara pengurus koperasi, kepala desa, dan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan.